Tes Amarah / Tes Masalah Amarah

UPDATE 2024 dengan 10 Tipe Amarah

Amarah adalah emosi alami yang kita semua alami. Tetapi, jika kita terlalu marah atau tidak mengekspresikannya dengan cara yang sehat, akan menjadi bahaya. Coba kuis ini untuk cari tahu apakah kamu mengekspresikan amarahmu dengan baik.

Orang-orang tentunya tidak suka amarah, kan? Faktanya, kebanyakan orang akan menghindari situasi yang bisa membuat mereka marah. Sebagai efek samping, kamu mungkin tidak pernah ditanya apakah punya masalah amarah atau tidak, hanya karena kamu terlalu baik dan tidak pernah begitu marah sehingga orang-orang tidak pernah bertanya. Tetapi, ada satu cara untuk mengetahuinya. Yang kamu perlu lakukan adalah mencoba tes amarah kami dan cari tau apakah ada ruang untuk perkembangan pada kemampuan kamu untuk mengatasi amarah!

Amarah adalah sebuah Energi - John Lydon

Apa itu Tes Amarah?

Tes Amarah adalah sebuah tes kepribadian yang membantu Anda untuk mencari pemicu amarah sendiri, agar Anda bisa mengatasinya lebih baik dan menghindari menyakiti orang lain. Tes ini berdasar pada sebuah ide yang menyatakan bahwa orang yang mudah marah memiliki pemicu yang mirip dan tes ini membantu Anda untuk mencari tahu pemicu tersebut agar Anda bisa menentukan langkah penanganannya.

Bisakah saya menggunakan tes ini untuk menilai orang lain

Anda bisa menggunakannya untuk menilai diri sendiri, dan Anda juga bisa menggunakannya untuk menilai orang lain. Ini bisa sangat membantu jika Anda bekerja dengan seseorang yang mudah marah dan Anda ingin mengerti perspektif serta penyebab dari amarah mereka.

Tes ini terdiri dari 30 pertanyaan. Disarankan untuk menjawab secara jujur, jika tidak, hasil Anda tidak akan akurat.

Penyebab Amarah

Amarah merupakan perasaan normal bagi manusia. Kita semua pernah marah. Amarah seringkali berupa respon kita karena sesuatu yang membuat kita merasa terancam atau frustasi, tetapi bisa juga pertanda bahwa kita sedang merasa sakit.

Penyebab amarah ada banyak dan beragam, tapi yang paling umum adalah:

  1. Perasaan bahwa kamu telah didzalimi.
  2. Perasaan bahwa hak kamu telah dilanggar oleh orang lain.
  3. Perasaan ketika seseorang menyakiti kamu atau orang tersayang bagimu.
  4. Perasaan ketika kamu diperlakukan tidak adil oleh orang lain (ini bisa karena ras, identitas gender, orientasi seksual, agama... dan lainnya).

Tipe Amarah

Amarah Tegas

Amarah tegas merupakan tipe amarah yang konstruktif. Ketika emosi amarah digunakan secara positif untuk mencapai suatu tujuan atau untuk resolusi konflik.

Contohnya, ketika kamu merasa dilecehkan atau diremehkan di tempat kerja, kamu bisa mengekspresikan amarah kamu dengan cara yang pasif-agresif atau membantahnya dengan cara yang tenang namun tegas. Kamu bisa bicara dengan teman kerjamu dan menjelaskan apa yang menyakiti kamu, dan menyatakan pada mereka agar lebih berhati-hati ke depannya. Hal ini—pembuatan batasan dan menegaskannya tentang apapun yang menyakitimu—dengan cara yang berwibawa adalah wujud dari amarah tegas.

Ada beberapa tanda dan gejala yang mengindikasikan bahwa kamu kesulitan dengan mengekspresikan amarahmu dalam cara yang tegas. Ini adalah beberapa contoh tanda tersebut:

  1. Merasa bahwa kamu mudah terpancing
  2. Memiliki ledakan amarah yang kasar dan kuat
  3. Merasa tidak bisa mengontrol diri ketika marah
  4. Memilih sikap pasif-agresif, menyindir, teriak, atau agresi fisik ketika marah

Apakah kamu merasa bahwa kamu mengalami semua atau sebagian dari gejala tersebut? Kamu bisa merasa menyesal dan ingin meminta maaf setelah perilaku agresifmu, tapi kamu tidak bisa berpikir secara rasional ketika momen sedang panas.

Jika kamu kesulitan dengan mengekspresikan amarah dalam cara yang konstruktif, maka ada beberapa penyebab yang perlu kamu perhatikan. Penyebabnya adalah:

  1. Trauma masa kecil atau pengabaian
  2. Konflik yang tak terselesaikan
  3. Kegelisahan
  4. Rendah diri dan tidak percaya diri
  5. Terpapar oleh kekerasan
  6. Tidak kenal hubungan yang sehat dan resolusi konflik yang baik

Jika kamu adalah seseorang yang kesulitan mengekspresikan amarah dengan cara yang tenang, ini beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk membantu dirimu:

  1. Kenali pemicu amarah: Mengenali pemicu amarahmu bisa membantu kamu menghindari hal-hal yang menyebabkan amarah, dan membuatmu lebih mudah untuk menenangkan diri ketika marah.
  2. Istirahat: Ketika kamu merasa semuanya terasa melelahkan, pilihan terbaik adalah kamu meninggalkan semuanya untuk beberapa menit. Jika teman kerja atau pasangan kamu membuatmu kesal, kamu sebaiknya pergi keluar untuk jalan-jalan ringan. Setelah tenang, kamu bisa kembali dan hadapi situasinya dengan lebih efektif.
  3. Minta maaf atas ledakan amarahmu: Jika kamu menyakiti seorang teman atau anggota keluarga ketika kamu marah, kamu sebaiknya meminta maaf ketika sudah tenang. Coba untuk perbaiki semuanya dan berjanji untuk tidak mengulanginya lagi.

Jika seorang keluarga sedang kesulitan untuk mengontrol amarah dengan cara yang efektif, maka kamu bisa membantu dengan cara:

  1. Tinggalkan area ketika kamu melihat mereka marah.
  2. Biarkan mereka mengekspresikan amarah mereka dengan cara apapun (kecuali jika itu kekerasan). Kembali lagi nanti dan diskusikan bagaimana amarah mereka menyakitimu, dan cara terbaik untuk menghadapi masalahny di masa depan.
  3. Sarankan mereka untuk mencari pertolongan profesional: Seorang terapis bisa membantu mengatasi amarah dengan cara yang lain tidak bisa lakukan. Jadi, jika orang tersayang kamu memiliki masalah amarah, kamu harus mendukung mereka dan memotivasi mereka untuk mencari pertolongan profesional.

Amarah tidak harus menjadi emosi negatif. Jika diekspresikan dengan tenang dan tegas bisa membantumu menjelaskan kebutuhanmu, membuat batasan, dan membuatmu lebih produktif. Coba ekspresikan amarahmu dengan cara ini.

Amarah Meledak

Amarah adalah emosi intens yang bisa menjadi konstruktif atau destruktif. Ketika amarah digunakan dengan cara yang positif, individu bisa terbantu untuk mengambil aksi, membela diri sendiri atau orang lain, dan menemukan resolusi untuk konflik.

Di sisi lain, ketika amarah tidak dapat dikontrol, amarah dapat menyebabkan perilaku meledak-ledak dan bisa menyakiti yang sedang marah serta orang-orang di sekitar mereka.

Amarah Meledak, adalah tipe amarah destruktif yang dicirikan dengan tantrum yang tiba-tiba dan kuat. Tidak seperti amarah normal yang dipicu oleh keadaan tertentu, amarah meledak seringkali berupa hasil dari kumpulan emosi yang intens seiring dengan waktu. Tipe amarah ini seringkali ditemani oleh gejala fisik, seperti:

  1. Tekanan darah naik
  2. Berkeringat
  3. Detak jantung meningkat

Beberapa situasi yang bisa memicu amarah meledak:

  1. Orang tercinta membuat pernyataan krisis atau tuduhan
  2. Ketidakadilan atau pelecehan yang diterima
  3. Ancaman pribadi atau serangan yang diterima
  4. Merasa lelah atau stress

Jika kamu kesulitan untuk mengendalikan amarah meledak, mungkin akan membantu jika:

  1. Praktik ketenangan dan teknik relaksasi untuk mengatasi stress serta menenangkan pikiran
  2. Lakukan aktvitas fisik untuk melepaskan emosi yang terpendam
  3. Cari terapi atau konseling untuk mengatasi masalah emosional atau psikologis yang tersembunyi

Jika seseorang yang kamu sayang memiliki kesulitan dengan amarah meledak, penting untuk mendekati mereka dengan empati dan pengertian. Kamu bisa membantu mereka dengan:

  1. Menyemangati mereka untuk mencari bantuan profesional
  2. Membantu mereka mencari cara melampiaskan yang sehat
  3. Memberikan lingkungan yang aman untuk mereka berbicara tentang perasaannya
  4. Hindari situasi yang konfrontasional atau bisa memicu

Kesimpulannya, amarah meledak bisa memberi efek merusak pada individu yang mengalaminya serta orang di sekitarnya. Tetapi, dengan refleksi diri, bantuan dari orang terdekat, dan hal-hal yang tepat, sangat mungkin untuk mengatasi dan mengalahkan tipe amarah yang destruktif ini.

Amarah Kronis

Amarah adalah emosi kuat yang bisa menjadi konstruktif atau destruktif. Amarah konstruktif bisa memotivasi seseorang untuk mengambil aksi dan membuat perubahan positif pada hidupnya atau dunia. Di sisi lain, amarah destruktif bisa jadi jalan menuju kekerasan, menyakiti orang lain, dan konsekuensi negatif bagi orang yang mengalaminya.

Amarah normal adalah respon alami dan sehat pada ancaman atau ketidakadilan yang diterima. Itu adalah sebuah emosi pendek yang bisa memotivasi seseorang untuk mengambil aksi. Contohnya, seseorang mungkin merasa marah ketika menerima surat tilang, tetapi amarah ini kemungkinan besar akan menghilang setelah beberapa saat.

Berlawanan dengan amarah normal, amarah kronis adalah bentuk destruktif dari amarah yang bisa menyebabkan dampak yang merusak dan bertahan lama. Amarah kronis dicirikan dengan rasa amarah konstan yang sulit dikontrol. Perasaan intens dan tidak bisa hailang selama beberapa minggu, bulan, atau bahkan tahun. Amarah kronis bisa berdampak negatif pada hubungan, kerja, atau kebaikan seseorang. Beberapa contoh amarah kronis antara lain:

  1. Seseorang yang selalu merasa marah dan frustasi karena pekerjaan mereka dan membawa amarah tersebut ke rumah, memberi dampak pada hubungan dan kehidupan rumah.
  2. Seseorang yang memiliki amarah yang tidak terselesaikan dari kejadian traumatis, seperti perceraian atau kehilangan orang tersayang, dan terus menerus mengalami amarah intens bahkan setelah beberapa tahun berlalu.

Seperti yang kamu lihat, pada contoh ini, amarah bukan respons terhadap kejadian tertentu, tapi perasaan intens dan persisten yang bisa berdampak pada berbagai aspek dari kehidupan seseorang.

Penyebab pokok dari amarah kronis meliputi:

  1. Trauma masa kecil yang tidak terselesaikan
  2. Stress yang sedang berlangsung
  3. Kondisi kesehatan mental seperti depresi atau kegelisahan.

jika kamu sedang kesulitan dengan amarah kronis, penting diperhatikan untuk memahami pemicu amarahmu dan belajar cara mengatasinya. Pemicu amarah kronis bisa beragam dan meliputi hal sehari-hari yang membuat stres, masalah pribadi, atau ketidakadilan yang diterima.

Untuk membantu mengatasi amarah kronis, sebaiknya kamu:

  1. Belajar menenangkan diri dan teknik relaksasi seperti pernafasan dalam, meditasi, atau yoga.
  2. Cari bantuan profesional, seperti terapi atau konseling.
  3. Temukan dan tantang pola pikir negatif yang berkontribusi pada perasaan amarah.

Jika orang terdekat mengalami kesulitan untuk mengendalikan amarah kronis, ini empat langkah yang bisa kamu lakukan untuk membantu mereka:

  1. Menyemangati mereka untuk mencari pertolongan profesional.
  2. Dengarkan mereka dan tawarkan bantuan serta pahami mereka dengan baik.
  3. Bantu mereka temukan dan pahami pemicunya.
  4. Gencarkan cara pelampiasan yang sehat, seperti olahraga atau hobi.

Kesimpulannya, amarah bisa menjadi konstruktif atau destruktif, dan bisa mengakibatkan dampak yang merusak dan bertahan lama. Tetapi, mengatasi dan mengalahkan amarah kronis dengan alat dan bantuan yang benar itu mungkin.

Amarah Dari Ketakutan

Amarah adalah sebuah perasaan yang rumit dan kuat yang bisa muncul dalam beberapa cara. Meski bisa berfungsi sebagai mekanisme pelindung pada beberapa situasi, tetapi bisa juga menjadi destruktif ketika amarah menjadi kronis atau berdasar dari ketakutan.

Amarah berdasar ketakutan adalah sebuah tipe amarah yang bercabang dari rasa takut yang mendalam atau insecurity. Tipe amarah ini seringkali intens dan tidak rasional, bisa menyebabkan bencana bagi orang yang mengalaminya serta orang yang ada di sekitarnya.

Salah satu cara untuk membedakan amarah berdasar ketakutan dari amarah normal adalah untuk memeriksa akibat pokoknya. Amarah normal biasanya berupa respon spesifik untuk keadaan atau situasi tertentu, sedangkan amarah berdasar ketakutan tumbuh dari rasa takut yang mendalam atau insecurity. Contohnya, seseorang bisa menjadi marah ketika mereka merasa terancam atau tertantang, seperti ketika mereka dikritik atau diserang. Seseorang yang kesulitan dengan amarah tipe ini bisa menjadi marah untuk merespon ancaman yang diterima, bahkan ketika tidak ada bahaya yang nyata.

Pemicu dari amarah berdasar ketakutan bisa bermacam, tetapi seringkali melibatkan situasi yang memicu perasaan lemah atau rapuh. Pemicunya antara lain:

  1. Situasi sosial
  2. Hubungan pribadi
  3. Perubahan rutinitas
  4. Pikiran atau ingatan negatif, seperti pengalaman lampau dengan siksaan atau trauma.

Jika kamu menderita amarah berdasar ketakutan, ini adalah beberapa langkah yang bisa kamu lakukan:

  1. Kenali dan pahami pemicunya: Pahami apa yang bisa memicu amarahmu karena itu bisa membantumu mengantisipasi dan menghindari pemicu tersebut kedepannya.
  2. Praktekan refleksi diri dan meditasi: Melakukan refleksi diri serta meditasi bisa membantumu memahami amarahmu lebih lanjut dan menaikkan kemampuanmu untuk mengendalikannya.
  3. Cari bantuan profesional: Seorang ahli kesehatan mental bisa memberikan kamu bantuan dan panduan yang kamu perlukan untuk mengatasi masalah amarahmu. Mereka bisa membantumu membuat pelampiasan yang sehat dan menyediakan strategi untuk menangani amarahmu di masa depan.

Jika orang terdekat kamu menderita karena kondisi ini, beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk membantu mereka:

  1. Dengarkan mereka dan tawarkan bantuan serta ruang cerita: Dengan menjadi pendengar yang pengertian dan suportif, kamu bisa membantu orang terdekat kamu merasa didengar dan tervalidasi. Hindari berargumen atau berkonfrontasi dan coba cari sebuah solusi bersama.
  2. Sarankan mereka untuk mencari bantuan profesional: Jika kamu merasa orang terdekatmu memiliki masalah amarah, sarankan mereka untuk pergi ke ahli kesehatan mental. Seorang terapis bisa membantu mereka mengerti amarahnya dan mengembangkan strategi untuk mengatasinya.
  3. Bantu mereka kenali pemicunya: Dengan bekerja sama, kamu bisa membantu orang terdekatmu memahami apa yang membuat mereka marah serta bagaimana cara mereka bisa menghindari pemicu tersebut untuk selanjutnya. Ini bisa menjadi langkah kuat untuk mengurangi amarah mereka.
  4. Sarankan Pelampiasan yang sehar: Bantu orang terdekatmu mencari cara pelampiasan yang sehat dan produktif untuk mengatasi amarahnya, seperti olahraga, hobi, atau meditasi. Sarankan mereka untuk ikut dalam aktivitas yang membawa rasa senang dan damai, serta untuk menghindari pemicu amarahnya.

Kesimpulannya, amarah berdasar ketakutan bisa menjadi emosi yang kuat dan destruktif dan bisa menganggu keseharian serta hubungan yang dimiliki. Akan tetapi, dengan memahami penyebab pokok serta pemicunya, dan dengan mencari bantuan profesional serta mengembangkan cara pelampiasan yang sehat, amarah ini bisa ditangani dan diatasi.

Amarah Manipulatif

Amarah adalah emosi normal yang kita rasakan dari waktu ke waktu, tetapi ketika menjadi manipulatif, hal ini bisa menyebabkan dampak negatif pada kesehatan fisik dan mental kita, serta hubungan kita dengan orang lain.

Amarah manipulatif adalah tipe amarah destruktif yang digunakan untuk mengendalikan atau mempengaruhi orang lain. Emosi ini beda dari amaarah normal yang berupa respon terhadap ancaman atau ketidakadilan yang diterima, sementara amarah manipulatif adalah pengunaan amarah yang sengaja untuk mencapai tujuan tertentu.

Contohnya, seseorang yang biasa marah setelah menerima surat tilang mungkin akan membentak dan berteriak, semerntara orang yang manipulatif akan menggunakan amarah mereka untuk meyakinkan petugas agar melepaskan mereka.

Penyebab poko dari amarah manipulatif termasuk:

  1. Keinginan untuk mengendalikan
  2. Rasa percaya diri rendah
  3. Kurangnya cara pelampiasan yang sehat

Pemicu untuk amarah manipulatif bisa meliputi situasi dimana seseorang merasa terancama atau tidak berdaya.

Untuk membantu dirimu sendiri jika kesulitan untuk mengendalikan amarah ini, perlu diingat untuk:

  1. Lakukan refleksi diri dan identifikasi penyebab utama dari amarahmu: Memahami alasan dari kemarahanmu bisa membantumu mencari akar permasalah dan mencegah kejadian yang serupa di masa depan. Lakukan refleksi diri dan tulis sebuah jurnal untuk membantumu memahami pemicu yang membuatmu marah.
  2. Cari bantuan profesional, seperti terapi atau konseling: Seorang ahli kesehatan mental bisa memberikanmu panduan dan bantuan yang kamu perlukan untuk mengatasi masalah amarahmu. Mereka bisa membantumu mengembangkan cara pelampiasan yang sehat dan memberikan strategi untuk menangani amarahmu.
  3. Kembangkan cara pelampiasan yang sehat, seperti meditasi dan teknik relaksasi: Dengan belajar mengendalikan emosi serta tingkat stressmu, kamu bisa mengurangi keseringan dan keparahan amarahmu. Meditasi dan teknik relaksasi, seperti nafas mendalam dan yoga bisa membantumu merasa tenang, bahkan dalam situasi yang sulit.

Jika orang terdekat kamu kesulitan untuk mengendalikan amarah manipulatif, ada empat langkah yang bisa kamu lakukan:

  1. Sarankan mereka untuk mencari bantuan profesional: Jika kamu merasa orang terdekatmu memiliki masalah amarah, sarankan mereka untuk pergi ke ahli kesehatan mental. Seorang terapis bisa membantu mereka mengerti amarahnya dan mengembangkan strategi untuk mengatasinya.
  2. Dengarkan mereka dan tawarkan bantuan serta ruang cerita: Dengan menjadi pendengar yang pengertian dan suportif, kamu bisa membantu orang terdekat kamu merasa didengar dan tervalidasi. Hindari berargumen atau berkonfrontasi dan coba cari sebuah solusi bersama
  3. Bantu mereka kenali pemicunya: Dengan bekerja sama, kamu bisa membantu orang terdekatmu memahami apa yang membuat mereka marah serta bagaimana cara mereka bisa menghindari pemicu tersebut untuk selanjutnya. Ini bisa menjadi langkah kuat untuk mengurangi amarah mereka.
  4. Sarankan Pelampiasan yang sehar: Bantu orang terdekatmu mencari cara pelampiasan yang sehat dan produktif untuk mengatasi amarahnya, seperti olahraga, hobi, atau meditasi. Sarankan mereka untuk ikut dalam aktivitas yang membawa rasa senang dan damai, serta untuk menghindari pemicu amarahnya.

Kesimpulannya, memahami dan mengatasi amarah adalah bagian penting dalam mempertahankan hubungan yang sehat serta kebaikan secara umum. Jika kamu atau orang terdekatmu menderita karena amarah manipulatif, mencari bantuan profesional serta mengembangkan cara pelampiasan yang sehat bisa menjadi cara efektif untuk mengatasi emosi destruktif ini.

Amarah Pasif

Amarah adalah emosi rumit yang bisa memiliki banyak wujud, dengan beberapa lebih destruktif dari yang lainnya. Meski amarah bisa memberi energi dan motivasi untuk mengambil aksi, tetapi juga bisa menjadi destruktif ketika tidak diekspresikan atau dikendalikan dengan baik.

Salah satu tipe dari amarah destruktif adalah amarah pasif. Amarah pasif ditunjukkan dengan emosi yang terpendam serta perilaku yang secara tidak langsung terekspresikan.

Amarah pasif bisa sulit diedakan dari emosi dan perilaku lain, karena biasanya memiliki ciri yang tidak langsung atau rahasia.

Contohnya, seseorang yang mengalami amarah pasif bisa menunjukkan perilaku seperti:

  1. Sarkasme
  2. Terpuruk
  3. Menghindari situasi sosial

Terlebih lagi, mereka juga bisa mengalami gejala fisik, seperti:

  1. Sakit kepala
  2. Masalah perut
  3. Gangguan tidur

Beberapa pemicu umum dari amarah pasif termasuk:

  1. Merasa tak berdaya dan putus asa
  2. Menerima ketidakadilan atau pelecehan
  3. Merasa tak didukung atau tak berharga
  4. Ketidakmampuan untuk mengekspresikan emosi atau perasaan secara langsung

Jika kamu kesulitan dengan amarah pasif, kamu bisa:

  1. Melakukan ekspresi diri lewat jurnal atau berbicara dengan teman terdekat atau terapis
  2. Ikut dalam kegiata yang mempromosikan kesadaran diri dan pengendalian emosi, seperti yoga atau meditasi
  3. Hadapi masalah psikologi atau emosional pokok lewat terapi atau konseling

Jika orang terdekatmu menderita karena amarah pasig, sangat penting untuk mendekati mereka dengan empati dan pemahaman yang baik. Kamu bisa membantu mereka dengan:

  1. Sarankan mereka untuk mengekspresikan emosi dan perasaan secara langsung
  2. Dukung mereka dalam mencari cara pelampiasan yang sehat, seperti jurnalisme atau olahraga
  3. Hindari aksi yang bisa memicu amarah pasif mereka, seperti kritik atau pengabaian
  4. Berikan lingkungan yang aman dan nyaman untuk mereka bercerita

Kesimpulannya, amarah pasif adalah bentuk amarah destruktif yang bisa memiliki dampak signifikan bagi kebaikan mental dan fisik seseorang.In conclusion, passive anger is a destructive form of anger that can have a significant impact on an individual’s mental and physical well-being.

Tetapi, sangat mungkin untuk menangani dan mengatasi tipe amarah ini dengan sumberdaya dan bantuan yang layak, individu yang bisa membantu mereka mengekspresikan perasaan mereka dengan cara yang sehat dan konstruktif dengan mempromosikan ekspresi diri, kesadaran diri, serta pengendalian emosi.

Amarah Frustasi

Amarah frustasi merujuk kepada amarah yang dipicu oleh perasaan terjebak atau terhalangi ketika ingin mencapai suatu tujuan atau menyelesaikan suatu rintangan. Ini adalah tipe amarah yang muncul ketika kita menghadapi situasi yang kita anggap tidak adil. seperti:

  1. Terjebak kemacetan
  2. Teman kerja yang buruk
  3. Menghadapi masalah pribadi

Dalam situasi tersebut, kita mungkin merasa seakan usaha kita terbuang begitu saja, menyebabkan perasaan putus asa serta amarah.

Penyebab pokok dari amarah frustasi adalah:

  1. Kurangnya kontrol atas situasi
  2. Merasa kelelahan
  3. Memiliki ekspektasi yang tidak realistis

Bererapa pemicu umum untuk amarah ini termasuk perasaan bahwa kita tidak membuat kemajuan pada suatu tujuan, berulang kali diganggu atau diabaikan, atau merasa diperlakukan tidak adil.

Jika kamu kesulitan untuk mengekspresikan amarah ini, empat cara yang bisa kamu lakukan adalah:

  1. Praktik ketenangan dan nafas mendalam: Ketika kamu merasa emosimu naik, ambil waktu sejenak untuk fokus kepada pernafasanmu dan tenangkan pikiranmu. Ini bisa membantumu mengendalikan emosi kamu.
  2. Beritahukan perasaan kamu: Jika kamu merasa frustasi, coba ekspresikan emosi kamu dengan cara yang jelas dan tidak konfrontasional. Ini bisa membantu kamu merasa didengarkan dan bahkan mungkin menemukan solusi.
  3. Istirahat: Terkadang, mengambil istirahat dari situasi sekarang bisa membantu kamu mengambil kembali perspektif dan mengurangi rasa frustasi. Coba jalan atau lakukan kegiatan yang membuat rileks untuk menyegarkan pikiranmu.
  4. Cari bantuan profesional: Jika kamu merasa amarahmu mempengaruhi hidupmu secara besar, pertimbangkan untuk bicara dengan ahli kesehatan mental. Mereka bisa memberikan kamu alat dan strategi untuk mengatasi emosi kamu dengan lebih baik.

Jika seorang keluarga atau orang terdekat kesulitan dalam mengekspresikan amarah frustasi, ini empat cara yang bisa kamu lakukan:

  1. Dengarkan tanpa menghakimi: Biarkan orang terdekat kamu tahu bahwa kamu ada untuk mendukung mereka dan kamu ingin mendengar perspektif mereka tanpa menghakimi.
  2. Sarankan refleksi diri: Tolong orang terdekatmu mencari penyebab pokok serta pemicu dari amarah frustasi mereka. Ini bisa membantu mereka lebih memahami emosinya dan membuat strategi untuk mengatasinya.
  3. Bantu mereka temukan pelampiasan yang sehat: Dorong orang terdekatmu untuk ikut dalam aktivitas yang bisa membantu mereka mengatasi stress mereka, seperti olahraga, penenangan diri, atau kesenian.
  4. Jadi sabar dan suportif: Mengatasi amarah frustasi bisa jadi proses yang menantang, jadi perlu untuk sabar dan suportif. Rayakan kemajuan orang terdekatmu dan selalu hadir bagi mereka untuk melewati tantangan yang ada.

Kesimpulannya, amarah frustasi adalah tipe umum yang bisa muncul pada situasi sehari-hari. Memahami penyebab utama dan pemicunya bisa membantu kita menangani emosi kita lebih baik. Jika kamu kesulitan dengan amarah frustasi, ada beberapa strategi yang bisa kamu lakukan untuk membantu diri sendiri, termasuk meditasi, komunikasi, istirahat, dan cari bantuan profesional.

Jika orang terdekat kamu kesulitan dengan amarah frustasi, mendengar tanpa menghakinmi, menyarankan refleksi diri, membantu mereka mencari pelampiasan yang sehat, dan menjadi sabar serta suportif, semuanya bisa membantu untuk mendukung mereka.

Amarah Menyiksa Diri

Amarah menyiksa diri merujuk kepada sebuah pola perilaku dimana seorang individu melampiaskan amarah mereka kepada diri sendiri, entah secara fisik atau psikologis. Tipe amarah ini sering dicirikan dengan menyakiti diri, mengkritik diri, dan berbicara negatif tentang diri sendiri. Terkadang sulit untuk mengenali amarah menyiksa diri karena terkadang pada permukaan, penderitanya seakan marah kepada orang lain, tapi sebenarnya amarah itu ditujukan pada diri mereka sendiri.

Contoh dari amarah menyiksa diri adalah:

  1. Meninju tembok atau benda-benda
  2. Menyayat atau membakar diri
  3. Melakukan kegiatan yang merugikan diri
  4. Melakukan perendahan diri sendiri
  5. Mengisolasi diri dari orang lain
  6. Menolak untuk mencari bantuan atau dukungan

Amarah menyiksa diri bisa disebabkan karena beberapa faktor, seperti:

  1. Trauma lampau
  2. Tidak menghargai diri
  3. Kurangnya metode pelampiasan yang sehat

Pemicu umumnya adalah stress, frustasi, dan ketidakmampuan.

Jika kamu kesulitan untuk mengekspresikan amarahmu dengan cara yang sehat, ini beberapa hal yang bisa kamu lakukan:

  1. Lakukan teknik relaksasi seperti nafas mendalam atau meditasi
  2. Olahraga rutin untuk melepaskan tensi dan stress
  3. Cari bantuan dari terapis atau grup pendukung
  4. Bicara positif serta berikan afirmasi pada diri sendiri untuk memperbaiki rasa harga diri

Jika orang terdekat atau anggota keluargamu menderita karena amarah ini, ada beberapa cara untuk membantu mereka:

  1. Sarankan mereka untuk mencari bantuan dari terapis atau konselor
  2. Dengarkan secara aktif tanpa menghakimi ketika mereka mengekspresikan perasaannya
  3. Bantu mereka temukan cara pelampiasan yang sehat, seperti olahraga atau jurnalisme
  4. Dorong mereka untuk pergi ke grup kepedulian atau pertemuan dengan ahli kesehatan mental

Kesimpulannya, mengerti dan menangani amarah adalah bagian penting dari mempertahankan hubungan yang sehat serta kebaikan bersama. Jika kamu atau orang terdekatmu menderita karena kondisi ini, mencari pertolongan ahli dan mengembangkan cara pelampiasan yang sehat bisa secara efektif mengatasi emosi destruktif ini.

Amarah Kelelahan

Amarah kelelahana adalah sebuah tipe amarah yang dicirkan dengan persaan amarah yang intens dan tidak terkedali dan sulit untuk ditangani atau diekspresikan. Tipe amarah ini bisa dipicu karena beberapa faktor seperti stress, frustasi, atau merasa tidak punya kendali.

Contoh dari amarah kelelahan adalah:

  1. Membentak atau berteriak pada orang lain
  2. Kekerasan fisik pada orang atau barang-barang
  3. Merusak barang atau melempar benda
  4. Merasa tidak bisa mengendalikan emosi sendiri

Amarah kelelahan bisa disebabkan karena bermacam faktor, seperti mengalami kejadian traumatis, stress kronis, atau kurangnya cara pelampiasan yang sehat. Pemicu umumnya termasuk merasa lelah, putus asa, atau tidak memiliki kendali.

Jika kamu menderita karena amarah ini, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan:

  1. Lakukan teknik relaksasi seperti nafas mendalam atau meditasi
  2. Ikut dalam kegiatan fisik atau olahraga untuk melepaskan tensi serta stress
  3. Cari bantuan dari terapis atau grup kepedulian
  4. Kembangkan mekanisme pelamiasan yang sehat, seperti jurnalisme atau berbicara dengan teman terdekat dan anggota keluarga

Jika orang terdekat atau anggota keluarga menderita karena kondisi ini, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk membantu:

  1. Dorong mereka untuk mencari bantuan profesional dari terapis atau konselor
  2. Dengarkan secara aktif dan jangan menghakimi ketika mereka bercerita
  3. Tolong mereka temukan mekanisme pelampiasan yang sehat, seperti olahraga atau menulis jurnal
  4. Tawarkan untuk menemani mereka untuk pergi ke grup kepedulian atau bertemu dengan ahli kesehatan mental

Kesimpulannya, amarah kelelahan adalah bentuk amarah destruktif yang bisa memiliki dampak besar bagi kebaikan mental dan fisik seseorang. Tetapi, dengan alat dan sumberdaya yang tepat, amarah ini sangat mungkin untuk ditangani dan diatasi. Individu bisa belajar untuk mengekspresikan emosi mereka dengan cara yang sehat dan konstruktif dengan mempromosikan ekspresi diri, kesadaran diri, serta regulasi emosi.

Amarah Pembalasan

Amarah pembalasan adalah sebuah tipe amarah yang berupa respon ketika merasa diserang, sakit, atau didzalimi. Tipe amarah ini seringkali didorong oleh keinginan untuk balas dendam dan bisa menuju kepada perilaku yang destruktif atau agresif.

Contoh dari amarah pembalasan:

  1. Mencari balas dendam bagi mereka yang telah berbuat jahat kepadamu
  2. Konfrontasi verbal atau fisik dengan orang lain
  3. Menyebarkan rumor atau gosip tentang orang lain untuk merusak nama baik mereka
  4. Mensabotase atau merendahkan kesuksesan orang lain karena kecemburuan atau kebencian

Amarah pembalasan bisa disebabkan berbagai macam faktor, seperti:

  1. Pengalaman disakiti atau dikhianati
  2. Kurangnya mekanisme pelampiasan yang sehat
  3. Kurang menghargai diri

Pemicu umumnya berupa merasa dihina, diserang, atau direndahkan.

Jika kamu atau seseorang yang kamu kenal menderita karena kondisi ini, sangat pentingg unutk mencari bantuan dan dukungan. Ini adalah beberap tips untuk membantu menangani dan mengurangi amarah:

  1. Temukan akar masalah dari amarah kamu dan temukan cara sehat untuk menanganinya seperti menulis jurnal atau terapi.
  2. Praktikan kepedulian diri serta teknik relaksasi seperti meditasi atau olahraga, untuk menangani stress dan rasa gelisah.
  3. Kembangkan mekanisme pelampiasan yang sehat untuk menangani emosi dan konflik, seperti nafas mendalam atau komunikasi yang tegas.
  4. Cari bantuan darii teman terdekat, anggota keluarga, atau ahli kesehatan mental.

Untuk mereka yang sedang mendukung penderita kondisi ini:

  1. Dorong mereka untuk mencari bantuan profesional dari terapis atau konselor.
  2. Dengarkan secara aktif dan jangan menghakimi ketika mereka bercerita.
  3. Bantu mereka temukan mekanisme pelampiasan yang sehat seperti refleksi diri atau teknik penanganan amarah lainnya.
  4. Tawarkan untuk menemani mereka ke grup kepedulian atau pertemuan dengan ahli kesehatan mental.

Kesimpulannya, amarah pembalasan bisa menjadi emosi yang sulit untuk ditangani, tetapi penting untuk mencari bantuan dan dukungan untuk mengatasinya. Dengan alat dan sumberdaya yang tepat, individu yang menderita karena kondisi ini bisa belajara cara yang sehat untuk menangani emosi mereka dan mengembangkan hubungan yang lebih baik dengan orang disekitarnya. Ingat, meminta pertolongan adalah tanda dari kekuatan, bukan kelemahan.

References:

  1. John Lydon (October 9, 2014) Anger Is An Energy: My Life Uncensored. Dey Street Books
Kepribadian dan Diri SendiriKesehatanKepribadian NegatifKepribadian
Hasil Tes Amarah Kamu:

Untuk melihat bagaimana orang lain mencetak gol pada tes ini , ikuti halaman facebook kami

Coba lagi